Rabu, 09 September 2009

Mangkuk Kuno Cina Patahkan Teori Darwinisme


Para pakar ilmu purbakala di Gua Yuchanyan


Kepingan-kepingan tembikar yang baru-baru ini ditemukan oleh para pakar ilmu purbakala di Gua Yuchanyan di Cina telah sekali lagi merobohkan pemikiran evolusionis mengenai sejarah. Menurut sebuah laporan di BBC News, usia pecahan-pecahan tersebut yang telah ditentukan dengan menggunakan 40 macam teknik Karbon-14 yang berbeda berkisar antara 17.500 dan 18.300 tahun. Keberadaan periuk setua itu merupakan sebuah kekalahan penuh, dalam istilah evolusinis, karena mereka menyatakan bahwa manusia memulai kehidupan beradab dan menetap pada masa yang mereka sebut sebagai Zaman Batu.

Evolusonis menyatakan bahwa manusia pertama adalah makhluk setengah-kera yang bentuk tubuh dan kemampuan akalnya berkembang seiring dengan perjalanan waktu, bahwa mereka mendapatkan keterampilan baru, dan bahwa peradaban berevolusi disebabkan oleh hal tersebut.

Menurut pernyataan ini, yang didasarkan pada ketiadaan bukti ilmiah apa pun, nenek moyang purba kita yang diduga ada itu menjalani hidup sebagai binatang, lalu menjadi beradab hanya setelah mereka menjadi manusia, dan menunjukkan kemajuan budaya seiring dengan bertambah majunya kemampuan akal mereka.

Gambar-gambar khayalan dari apa yang disebut sebagai Manusia purba, dengan tubuh yang seluruhnya tertutupi bulu binatang, atau sedang membuat api sembari jongkok di bawah kulit binatang, tengah berjalan di sepanjang tepi wilayah perairan sembari memanggul hewan yang baru saja dibunuh, atau sedang berusaha berkomunikasi dengan sesamanya menggunakan gerakan isyarat dan bersungut-sungut, adalah gambar rekayasa yang dilandaskan pada pernyataan tidak ilmiah ini.



Contoh tembikar yang ditemukan di Gua Yuchanyan pada tahun 1995


Namun, temuan-temuan purbakala yang dihasilkan hingga kini dari Zaman Batu, di mana evolusionis menyatakan bahwa “manusia waktu itu baru saja belajar berbicara”, menunjukkan bahwa manusia di masa itu sudah menjalani hidup berkeluarga, melakukan bedah otak dan memahami seni lukis dan musik.

Oleh karena serpihan periuk berusia sekitar 18.000 tahun yang ditemukan di Gua Yuchanyan di Cina juga menampakkan tanda-tanda kehidupan yang berperadaban, maka ini pun membantah “urutan zaman-zaman sejarah” karangan evolusonis. Kepingan-kepingan mangkuk ini, yang usianya ditetapkan antara 17.500 dan 18.300 tahun, adalah sisa-sisa peninggalan tembikar tertua yang pernah ditemukan. Menurut pernyataan evolusionis, manusia semestinya belum menjalani hidup menetap di masa yang disebut sebagai Zaman Batu, dan mestinya hidup di gua-gua sebagai pemburu purba yang menggunakan perkakas yang terbuat dari batu.

Namun temuan-temuan purbakala secara ilmiah membuktikan justru sebaliknya. Pecahan-pecahan barang yang terbuat dari tanah liat yang ditemukan di Gua Yuchanyan itu secara telak menyingkap ketidakabsahan pernyataan evolusonis, yang sejatinya tidak lebih dari khayalan.

Biji-bijian padi juga ditemukan di gua yang sama di tahun 2005. Secara keseluruhan, temuan-temuan ini menunjukkan bahwa manusia yang hidup 18.000 tahun lalu telah bertani dan hidup berperadaban sebagaimana yang dilakukan manusia masa kini.

Kemajuan dan temuan seperti ini yang terjadi di cabang-cabang ilmu pengetahuan seperti arkeologi dan antropologi menyingkapkan bahwa “gagasan evolusi budaya dan masyarakat manusia” adalah sesuatu yang palsu. Temuan yang dihasilkan selama penggalian-penggalian purbakala dengan jelas menampakkan bahwa sejarah ditafsirkan oleh para ilmuwan Darwinis berdasarkan prasangka ideologi materialis. Dongeng “Zaman Batu” tidaklah lebih dari upaya kalangan materialis dalam rangka menampilkan manusia sebagai sebuah makhluk hidup yang berevolusi dari binatang yang tidak berakal dan memaksakan dongeng yang mereka yakini ini pada ilmu pengetahuan.


Sumber : BBC News

Snow Leopard Hanya Rp. 379.000

Setelah mulai dipasarkan beberapa waktu lalu, hari ini, 08 September 2009 Apple mengumumkan Mac OS X v10.6 Snow Leopard sudah mulai di pasarkan melalui Apple Authorized Resseler dan toko online Apple dengan sistem pre-order. Harga yang di tawarkanpun relatif murah, hanya Rp 379.000,-


wordpress

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima vibizportal, Selasa (8/9/2009), “Snow Leopard diciptakan dari sebuah sistem operasi tersukses dan kami senang dapat mempersembahkanya bagi para pengguna lebih cepat dari yang kami perkirakan,” ujar Apple Senior Vice President of software enginering, Bertrand Serlet.

Beliau juga menambahkan,bahwa hanya dengan Rp 379 ribu pengguna sudah dapat mengupgrade sistem operasi mereka menjadi Snow Leopord yang dikatakan satu-satunya sistem operasi yang memiliki built in-Exchange suport.


wordpress

Selain itu dalam keterangannya kepada vibizportal, Justin Zhang selaku Mac OS Product Marketing Manager Asia Pacifik menerangkan bahwa ada beberapa paket yang juga dapat di nikmati.
"Untuk Snow Leopard Family Pack dengan lisensi untuk 5 pengguna akan tersedia dengan harga Rp 629 ribu.Untuk pengguna Tiger dengan Mac berbasis Intel, Mac Box Set akan meliputi Mac OS X Snow Leopard, iLife 09, iWork 09, seharga Rp 2.099.000 dan family pack seharga Rp 2.799.000," demikian ujar Juastin di acara peluncuran di Grand Hyatt Hotel, Selasa (8/9/2009).

Justin melanjutkan, konsumen yang membeli Mac system berkualifikasi terbaru dari Apple antara 8 juni 2009 dan di akhir program pada 26 Desember 2009 akan mendapatkan paket upgrade Mac OS X Snow Leopard 'up-to-date' . Untuk produk berikut, dikenakan biaya pengiriman sebesar Rp 119 ribu.

Hanya saja harus mengajukan permintaan upgrade up to date dalam masa 90 hari, setelah pembelian atau sampai dengan 26 Desember 2009.


Sumber : Vibizlife.com

Sabtu, 05 September 2009

Memperkuat bing Dengan Menambah ping

Upaya Microsoft untuk berjaya di ranah situs pencarian makin kencang saja. Untuk memperkuat Bing, Microsoft sedang mengujicoba fitur bernama Ping.


newtech.aurum3.com

Fitur Ping ini diharapkan bisa digunakan bersama dengan Bing, sehingga menjadi Bing & Ping. Pada dasarnya fitur ini adalah fitur berbagi hasil pencarian dari Bing ke situs jejaring sosial seperti Facebook.

Dalam pengujiannya, Microsoft menambahkan bumbu-bumbu elit dan ekslusif karena tak semua pengguna bisa mencoba fitur baru Bing ini. Ya, pengguna yang bisa menguji fitur baru ini hanyalah mereka yang sudah menjadi fans Bing di halaman Facebooknya.

Dikutip dari ArsTechnica, Jumat (4/9/2009), Ping berupa sebuah kotak yang muncul di bawah hasil pencarian tertentu di Bing. Dari kotak itu pengguna bisa mengirimkan hasil pencarian ke Facebook, Twitter, e-mail atau sekadar menyalin link hasil pencarian untuk dibagikan ke cara-cara lain.

Saat ini Ping hanya akan muncul pada hasil pencarian jenis 'Instant Answer'. Yaitu hasil pencarian khusus yang mencakup antara lain: hasil pertandingan tim olahraga tertentu di Amerika Serikat, definisi, hasil perhitungan sederhana, konversi, kondisi cuaca, jadwal tayang film, status penerbangan, penerjemahan dan lainnya.

Sumber : Dato